Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Mengenai Finansial

Ilustrasi
Yusran016.Com - Ketika kita bicara bisnis. Maka kita bicara harta.

Sesuatu yg HARUS kita pertanggungjawabkan di hadapan ALLAH SWT nanti di hari perhitungan. Di mana ALLAHSWT adalah yg Maha Menghitung. Tidak ada satu pun walau sekecil biji zarrah akan terlewatkan. Semua akan ditampakkan kepada kita Unt itu, pada kesempatan ini saya mengajak kepada seluruh sahabat-sahabatku untuk memahami bahwa bisnis itu bukan sekedar UNTUNG RUGI. Melainkan juga BERKAH atau TIDAK

Bisnis yg berkah, adalah bisnis yg mampu semakin mendekatkan kita kepada ALLAH SWT. Didapatkan dan dilakukan dg cara2 yg tidak melanggar larangan ALLAH SWT

Nah. Bagaimana mengelola harta yg benar?

Pengelolaan harta yg benar adalah pengelolaan yg sesuai dg prinsip2 syariah. Baik dalam hal penciptaan kekayaan, akumulasi, proteksi, dan distribusi. Semuanya harus syariah. Dalam islam, kekayaan adalah sebuah KEPERCAYAAN, PERHIASAN HIDUP, UJIAN KEIMANAN, dan BEKAL IBADAH

- Sebagai amanah, maka harta kekayaan harus kita jaga, kita manfaatkan sesuai dg tujuan diberikannya harta tsb kepada kita.
- Sebagai perhiasan maka harta dapat kita gunakan unt memperindah kehidupan kita.
- Sebagai ujian, harta kekayaan akan menjadi test unt menunjukkan kita termasuk orang2 yg bertaqwa atau tidak.

Sebagai bekal ibadah, maka harta kita gunakn unt mendekatkan diri kita kepada ALLAH SWT.
Dan. Yg harus kita pahami dan sadari. Harta kekayaan kita YANG SESUNGGUHNYA adalah :
1. Yg kita makan
2. Yg kita gunakan
3. Yg kita sedekahkan

Dalam upaya mendapatkan harta, upaya memperbanyak, upaya mengelola, menjaga, melindungi, maka kita harus mampu menjaga perilaku2 :
1. RIBA
2. GHARAR
3. DHARAR
4. MAYSIR
5. RISYWAH
6. BARANG HARAM
7. KEGIATAN MAKSIAT

Selain yg tersebut di atas, maka InsyaAllah diperbolehkan.
Perhatikan Quran An-Nisaa : 29
Hai orang2 yg beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yg bathil. Kecuali dg jalan perniagaan yg suka sama suka di antaramu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya ALLAH SWT adalah Maha Penyayang kepadamu
Kaidah muamalah : semua halal kecuali ada larangan.

Sebagaimana disampaikan imam Syafi'i :
ALLAH SWT telah menghalalkan setiap jual beli apabila tidak ada larangan dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassallam. Namun sayangnya, seringkali hal2 yg dilarang Rasulullah malah menjadi tren. Sehingga banyak orang dg keterbatasan ilmu menganggapnya menjadi sesuatu yg biasa. Setiap makhluk hidup butuh makan, bekerja, berinteraksi, saling bekerja sama dalam rangka urusan harta kekayaan....

Namun banyak sekali yg tidak paham pada ilmu muamalah yg terjadi adalah halal haram akan ditabrak. Tidak di perdulikan. Padahal ALLAH SWT itu baik dan tidak menerima sesuatu kecuali yg baik. Dan sesungguhnya ALLAH SWT telah memerintahkan kepada orang2 Mukmin seperti apa yg telah diperintahkan kepada para Rasul.

Ada sebuah kisah laki2 yg melakukan perjalanan jauh berambut kusut dan berdebu. Lalu dia menengadahkan tangannya ke langit seraya berdoa : Yaa robbi, yaa robbi

Sedangkan makanannya dari makanan yg haram. Minumannya haram. Pakaiannya haram. Dan dikenyangkan dg makanan2 haram.  Maka BAGAIMANA MUNGKIN orang seperti ini doanya akan dikabulkan

Nah. apa yg menyebabkan kita dapat mudah membedakan mana yg halal dan mana yg haram? Jawabannya adalah HATI

Hati yg bersih, hati yg baik, akan mudah membedakan mana yg halal dan mana yg haram

Wallaahu'alam

Posting Komentar untuk "Mengenai Finansial"

Distro Original Kota Parepare
Distro Original Kota Parepare